Tips Merawat Buku Supaya Tidak Rusak

Sebagai pecinta buku, pastinya kita memiliki tumpukan buku hasil koleksi semenjak tahunan yang lalu. Bisa jadi kita mempunyai bacaan baru setiap bulan atau bahkan setiap minggunya. Selain itu, terkadang kita ingin membaca kembali buku-buku lama kita, bukan?

Sayang sekali, saat kita mencari kembali buku-buku lama yang mau kita baca, rupanya buku kesayangan kita tersebut telah berwarna kekuningan. Atau bahkan ada yang hingga rusak parah sampai jilidnya lepas juga sehingga halamannya tercecer.

Cek Juga: Toko Buku Import

Apa saja yang bisa kamu lakukan supaya buku kesayangan kamu tidak rusak? Simak review berikut ini:

Buku Jangan Sekedar Dibeli, Tetapi Perlu Dirawat Juga

  • Untuk merawat sebuah buku, tentu saja harus diawali dari perawatan buku itu sendiri. Sebaiknya sesudah buku dibuka dari pembungkusnya, langsung diberikan sampul plastik kedap udara. Usahakan pakai sampul yang agak tebal supaya tak gampang robek. Dan jangan lupa senantiasa observasi sampul plastik buku-buku kamu. Ganti jika telah mulai rusak atau rapuh.
  • Ketika membaca buku, pakai pembatas buku untuk menandai halaman. Jangan dilipat sebab bisa merusak buku. Juga jangan dibatasi dengan benda-benda tebal semacam bolpoin atau telpon pintar sebab berpotensi untuk merusak jilid buku.
  • Tentu saja buku tak boleh dicorat-coret memakai apapun. Apabila memang harus membuat catatan, sebaiknya pakai sticky note yang bagus sehingga disaat dilepas tidak akan merusak apalagi merobek kertas.
  • Dilarang keras untuk menggandakan buku dengan mesin fotokopi. Kerja fotokopi buku mempunyai risiko tinggi untuk merusak fisik buku, terutama jilidnya. Belum lagi jika halamannya tertekuk atau terlipat sampai meninggalkan jejak garis tebal pada sampulnya.

Cek Juga: Buku Management

  • Satu hal lagi yang tak jarang diacuhkan oleh para penikmat buku, yaitu bacalah buku dengan tangan yang kering dan bersih. Jangan sambil minum atau makan makanan yang berpotensi meninggalkan noda pada buku, seperti makanan berminyak dan tetesan air. Noda yang ketinggalan pada halaman buku bukan hanya bisa merambat ke halaman di dekatnya, tetapi juga dapat merusak mutu kertas, atau bahkan membuatnya robek.
  • Simpanlah buku-buku pada rak yang besar dan kokoh. Tak perlu mahal atau mempunyai desain unik, yang penting rak tersebut dapat menjadi tempat penyimpanan buku yang aman tanpa takut akan ambrol atau rapuh.
  • Letakkan rak buku di tempat yang memiliki peredaran udara yang bagus. Letakkan di daerah dengan pencahayaan yang cukup sehingga serangga seperti ngengat tidak akan menyerang, menyelip masuk ke sela-sela buku. Dan jangan diletakkan di tempat yang lembab karena bisa membuat kertas pada buku berubah warna atau mungkin sedikit bergelombang.
  • Susun buku-buku secara horizontal dalam kondisi berdiri. Dan sebaiknya buku disusun menurut klasifikasi tertentu, contohnya: genre, alfabet, atau bentuk buku. Sehingga buku jadi lebih mudah dibatasi dan mudah untuk dikembalikan sesudah dibaca. Hindari menumpuk buku apalagi dengan benda-benda lain yang lebih berat karena bukan cuma akan merusak sampulnya, tetapi juga halaman buku.
  • Jangan simpan buku di dalam kotak kardus. Kotak kardus mempunyai kandungan asam yang bisa membuat kertas berubah warna. Dan hindari pula mencampurkan buku yang telah terkena rayap atau jamur dengan buku-buku yang masih bebas dari infeksi tersebut. Dikhawatirkan rayap atau jamur yang masih tersisa di sana akan menyerang buku-buku di dekatnya yang masih dalam kondisi baik.

Simak Juga: Buku Bisnis

Lebih Penting Lagi, Jika Lakukan Perawatan Secara Berkala

Seusai mengamankan buku serta raknya, tidak langsung kita meninggalkannya begitu saja. Sama sepertu tubuh kita, buku-buku ini bahkan butuh perawatan berkala untuk menghindari hal-hal yang tak diharapkan.

  • Taruhlah kapur barus (kamper) di sudut-sudut rak buku untuk menghindari datangnya serangga pengganggu. Untuk ruangan yang lembab, pakai bulir penyerap air (silica gel) atau serap air (water absorber/dehumidifier) guna mengurangi kelembapan yang bisa merusak buku dan menimbulkan wangi yang tak enak.
  • Jangan lupa keluarkan buku-buku dari dalam raknya setiap minimal dua minggu sekali supaya buku-buku tersebut bisa ‘bernafas’. Dan rak buku harus senantiasa dibersihkan dari kotoran dan debu yang merekat supaya tak merambat ke buku.

Merawat buku sama sekali tidak sulit bukan? Sebagai pemiliknya, kita harus tetap dan rajin merawatnya. Tentu kita berkeinginan untuk dapat membaca buku-buku lama saat kita telah jadi kakek-nenek nanti, bukan?

Kunjungi Juga: Toko Buku Kuliah